Mantan Pegawai Gugat BI 1 Trilyun!
2014-04-04 13:00:00

686 Views 4 Comments

Mantan pegawai Bank Indonesia (BI) cabang Medan, Ramlan, menggugat BI ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) sebesar Rp 1,005 triliun. Alasannya, Ramlan merasa dipaksa menandatangani surat pemberhentian kerja tanpa alasan yang jelas pada era Orde Baru silam.

Ramlan bekerja sebagai kasir di BI cabang Medan sejak 2 Juni 1970. Kariernya tiba-tiba harus berakhir saat ia dipecat pada 1 September 1984. Ramlan mengaku dipaksa menandatangani surat pemberhentian tersebut.

Usai dipecat, hidup Ramlan terlunta-lunta bagai gelandangan. Ditambah lagi sang istri dan keempat anaknya meninggalkan Ramlan karena sudah tak bisa lagi memberi nafkah. Merasa ada yang janggal dengan pemecatan itu, kini Ramlan menggugat BI.

Namun karena Ramlan meninggal pada 15 Februari 2014 karena sakit, maka gugatan dilayangkan anak-anaknya. Yaitu Adi Asmara, Erlan Prayatna, Roma Indra dan Rimu Praja. 

"Gugatan tersebut dilayangkan oleh empat anak Ramlan selaku ahli waris," kata kuasa hukum ahli waris Ramlan, Irfanda dalam berkas gugatan, Jumat (4/4/2014).

Ramlan menggugat kerugian materiil sebesar Rp 5 miliar. Hal ini dihitung dari uang gaji dan uang pensiun yang seharusnya didapat. Untuk kerugian immateril, Ramlan menggugat BI sebesar Rp 1 triliun. Atas gugatan ini, PN Jakpus akan menggelar sidang perdana pada 8 April mendatang.

Akankah hak ahli waris Pak Ramlan terpenuhi? Kita tunggu saja kabar Fren.

(bap/detik)

 

Related Articles

Comments

Guest18814323232080217165408
08-02-2017

You have more useful info than the British had colonies prIeWW-I.

Guest114791792040414141906
04-04-2014

Semasa hidup ditinggal..stelah meninggal warisan dikejar

Guest114791792040414141850
04-04-2014

Semasa hidup ditinggal..stelah meninggal warisan dikejar

Guest114793730040414133049
04-04-2014

Giliran urusan duit...cpet" deh...