Tak Sanggup Ganti Biaya Operasi, Penabrak Kerja di Ladang Korban
2017-05-19 18:30:00

162 Views 0 Comments

Tindakan pelaku penabrakan ini mungkin sangat langka. Sebagai bentuk tanggung jawab, dia memutuskan untuk bekerja di ladang milik pria yang menjadi korban tabrakan mobil yang dikendarainya.

Pria di seorang warga di Tiongkok Timur. Dia dilaporkan telah menabrak seseorang saat mengendarai mobil. Korban mengalami patah kaki sehingga membutuhkan perawatan yang mahal.

Si penabrak, diketahui bernama Zhang Guihai. Dia bersedia memikul biaya penyembuhan korban, Chen Keliang. Namun Zhang bukan orang berpunya.

Dia tidak punya uang untuk membayar biaya pengobatan mencapai 450 ribu yuan, setara Rp868 juta. Zhang pun memutuskan bekerja keras menanam kentang di ladang milik korban.

Kecelakaan itu terjadi pada Desember 2015. Saat itu, mobil yang dikendarai Zhang menabrak motor yang dikendarai Chen bersama istri dan anaknya berusia 10 tahun.

Akibat kecelakaan itu, kaki kiri Chen harus diamputasi. Sementara istrinya mengalami patah tulang kaki kiri.

Anak mereka juga menjalani operasi di kaki kirinya. Tetapi, karena mengalami infeksi, sang anak harus dioperasi lagi.



Zhang, yang merupakan orang desa tak banyak uang, hanya bisa memberikan 160.000 yuan, setara Rp308 juta untuk membantu biaya pengobatan. Dia pun sampai menjual mobilnya.

Sayangnya, uang itu masih belum cukup.

Untuk menebus rasa bersalah, Zhang menawarkan diri menggarap ladang Chen yang sudah ditanami kentang dan kacang.

"Sebenarnya tidak ada solusi. Latar belakang keluarga saya tidaklah beruntung dan saya harus mendukung keuangan ayah dan ibu saya," ujar Zhang, dikutip dari South China Morning Post.

"Saya hanya punya kemampuan membantu beberapa pekerjaan. Keluarga saya sudah sering menanam kentang, jadi saya lebih akrab dengan pekerjaan ini," ucap dia.

Keputusan Zhang mendapat pujian dari warganet di Tiongkok. Mereka mendoakan Zhang, yang telah bertanggung jawab atas kesalahannya.


https://www.dream.co.id/news/kerja-di-ladang-pria-ini-bantu-pengobatan-korban-tabrakan

Related Articles

Comments